Indonesian National CommitteE on irrigation and drainage (inacid) / Komite Nasional indonesia untuk irigasi dan drainase (kni-id)
(Kuala Lumpur, 7–13 September 2025)
Delegasi Indonesia Berperan Aktif di 4th World Irrigation Forum dan 76th IEC Meeting
Kuala Lumpur, Malaysia — Delegasi Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Committee on Irrigation and Drainage (INACID) berpartisipasi aktif dalam rangkaian 4th World Irrigation Forum (WIF4) dan 76th International Executive Council (IEC) Meeting yang diselenggarakan oleh International Commission on Irrigation and Drainage (ICID) di World Trade Centre Kuala Lumpur (WTCKL).
Forum ini menjadi ajang global bagi para pakar, peneliti, pembuat kebijakan, dan pelaku industri di bidang pengelolaan air, irigasi, dan drainase untuk bertukar ide dan inovasi dalam mendukung pertanian berkelanjutan serta ketahanan pangan dunia.


#ICID 2025 #INACID #WIF4 #IEC76 #irigasiIndonesia #pertanianberkelanjutan #pengelolaanair #foodsecurity #climateresilience #sustainableagriculture #modernisasiirigasi #kolaborasiinternasional #WorldIrrigationForum #KualaLumpur2025 #Vision2030
WIF4 mengangkat tema “Is Irrigation a Sunset Industry?” dengan empat subtema penting:
1. Tantangan irigasi dan drainase untuk ketahanan pangan di dunia yang berubah.
2. Teknologi dan modernisasi sektor pertanian menuju ketahanan pangan.
3. Inovasi kebijakan, layanan, dan mekanisme pembiayaan masa depan.
4. Nature-based solutions untuk memperkuat ketahanan ekologi pertanian.




Prof. Dr. Momon Sodik Imanudin mempresentasikan riset berjudul Using Draimod Model for Developing Operation of Water Management in Tidal Lowland Agriculture Areas of South Sumatera, Indonesia. Sementara itu, Dr. Vicky Arianty memperoleh penghargaan Best Paper Award atas makalah berjudul Lesson Learned Implementation of Irrigation Services Agreement 2021–2024 at Kedungputri Irrigation Area, Indonesia.
Selain itu, Dr. Mochammad Amron menjadi pembicara dalam side event International Network for Water and Ecosystem in Paddy Fields (INWEPF) dengan topik Modernization of Irrigation System in Achieving Food Security Under Extreme Climate Event: Indonesian Case. Delegasi Indonesia juga aktif dalam kelompok kerja teknis ICID seperti LDRG, ASRWG, dan Working Group Climate (Task Force 1.1).


Sidang Dewan Eksekutif ke-76 (IEC) membahas arah kebijakan dan strategi global ICID menuju Vision 2030. Agenda meliputi evaluasi Road Map to ICID Vision 2030, penguatan IRPID, serta restrukturisasi organisasi dan perencanaan kegiatan mendatang, termasuk 77th IEC & 26th ICID Congress di Marseille (2026) dan 78th IEC & 5th WIF di Beijing (2027).
Pada kesempatan tersebut, delegasi Indonesia menyerahkan cenderamata kepada Presiden ICID, Sekretaris Jenderal, dan panitia ICID 2026 dari Prancis. Dr. Hafied A. Gany (Indonesia) juga menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya di ICID.




Penutup
Partisipasi aktif Indonesia dalam WIF4 dan 76th IEC Meeting menegaskan komitmen nasional terhadap pengelolaan air pertanian yang efisien, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan. Melalui forum ini, Indonesia turut berperan dalam mewujudkan visi ICID Vision 2030: “A Water-Secure World Free of Poverty and Hunger.


Tentang Forum dan Tema Utama
Delegasi Indonesia
Kontribusi dan Capaian Indonesia
Sidang Dewan Eksekutif Internasional ke-76




Tentang Forum dan Tema Utama
Delegasi Indonesia
Kontribusi dan Capaian Indonesia
Sidang Dewan Eksekutif Internasional ke-76
INACID/KNI-ID
Together we dedicate our knowledge and skills to improve irrigation and drainage management to support the welfare of the community.
© 2024. All rights reserved.
Contacts
+62 821-2326-6232
inacid.indonesia@gmail.com
Address
Gedung Ditjen SDA Lt.6, Jl. Pattimura No. 20, Selong, Kebayoran Baru, RT.2/RW.1, Selong, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110
