Indonesian National CommitteE on irrigation and drainage (inacid) / Komite Nasional indonesia untuk irigasi dan drainase (kni-id)
Sharing Knowledge ICID : Webinar Pengelolaan Air pada Kawasan Pertanian Gumuk Pasir Jepang
International Commission on Irrigation and Drainage (ICID) menyelenggarakan webinar bertajuk “Water Management in Tottori’s Coastal Sand Dune Agriculture: From Manual Water Carrying to Automated Irrigation and Emerging Energy Challenges” pada Senin, 31 Agustus 2026. Webinar ini membahas pengalaman pengelolaan air pada kawasan pertanian gumuk pasir pesisir Tottori, Jepang, yang memiliki karakteristik tanah berpasir dengan permeabilitas tinggi, kemampuan menyimpan air yang rendah, serta menghadapi angin kencang dan pasir yang terbawa angin. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjaga ketersediaan air untuk mendukung kegiatan pertanian.
Webinar mengulas perkembangan pengelolaan air di Tottori, mulai dari praktik tradisional berupa pengangkutan air secara manual ke lahan, kemudian penggunaan sprinkler, hingga penerapan sistem irigasi otomatis yang dapat dioperasikan dari jarak jauh menggunakan katup bermotor. Perkembangan ini menunjukkan pemanfaatan teknologi untuk mengurangi kebutuhan tenaga kerja sekaligus meningkatkan ketepatan waktu dan pemberian air sesuai kebutuhan tanaman.
Salah satu konsep yang turut dibahas adalah “cultivation-management water”, yaitu pengelolaan air yang tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, tetapi juga untuk menjaga kondisi tanah pada kawasan pertanian berpasir. Pengelolaan air yang tepat dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan pasir yang terbawa angin, menstabilkan gumuk pasir, serta mendukung keberlanjutan produksi pertanian.
Penerapan otomatisasi irigasi juga menghadirkan tantangan, khususnya terkait konsumsi energi untuk pemompaan dan pemberian tekanan pada sistem irigasi. Kebutuhan air setiap petani dapat berbeda berdasarkan jenis tanaman, jadwal dan frekuensi irigasi, jarak lahan, serta kondisi curah hujan. Oleh karena itu, pengembangan sistem irigasi otomatis perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan petani, efisiensi penggunaan air, konsumsi energi, teknologi, dan karakteristik kawasan pertanian.
Melalui webinar ini, ICID berbagi pengalaman dan pembelajaran dari Tottori yang dapat menjadi referensi bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan air pada lahan pertanian pesisir dan berpasir. Kegiatan yang menghadirkan Dr. R.K. Gupta, Secretary General ICID, dan Prof. Ruey-Chy Kao, Chairman WG-SCER, ini sekaligus menjadi forum pertukaran pengetahuan bagi para profesional, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang irigasi dan sumber daya air dalam mendorong pengembangan sistem irigasi yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan.


INACID/KNI-ID
Together we dedicate our knowledge and skills to improve irrigation and drainage management to support the welfare of the community.
© 2024. All rights reserved.
Contacts
+62 821-2326-6232
inacid.indonesia@gmail.com
Address
Gedung Ditjen SDA Lt.6, Jl. Pattimura No. 20, Selong, Kebayoran Baru, RT.2/RW.1, Selong, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110
